3 MANFAAT JIKA MEMBACA BUKU 15 MENIT SEHARI

Hai apa kabar?

Saya sedang bersih-bersih file di hardisk external dan menemukan foto ini.

quotescover-ale-ana-baca-buku

Bersyukur di masa tsunami informasi melalui internet, anak-anak saya tetap suka membaca buku. Saya jadi ingat kata-kata Dr Seuss,

“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go.”

Berharap anak-anak saya dapat terus menyukai membaca buku. Sebab dengan buku, akan dapat pengetahuan baru dan berharap di kemudian hari banyak tempat yang akan mereka kunjungi.

Membaca buku selama 15 menit sehari ternyata memberikan dampak yang luar biasa bagi kita. Saya coba berbagi ya, 3 manfaat membaca buku 15 menit sehari

1. Meningkatkan pengetahuan

Dengan membaca buku pasti kita akan mendapatkan pengetahuan baru. Dengan pengetahuan baru, kecerdasan kita akan meningkat.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, membaca secara teratur memperbaiki fungsi memori dengan cara memberi otak Anda latihan. Penurunan fungsi otak dan ingatan karena pertambahan usia bisa diperlambat dengan sering membaca, yang juga membuat ingatan Anda terus tajam.

Dalam laporan The Huffington Post, latihan otak secara teratur bisa mengurangi penurunan mental sampai 32 persen. Nah yang belum baca buku 15 menit sehari mesti di coba nih.

2. Mengurangi Stress

Sebuah penelitian tahun 2009 oleh para peneliti dari Sussex University menunjukan, membaca dapat menurunkan kadar stres sampai 68 persen.

“Tidak peduli buku apapun yang sedang anda baca, dengan terhanyut dalam bacaan Anda bisa membantu Anda melepaskan diri dari kekhawatiran dan stres dari kehidupan sehari-hari”, kata Neuropsikolog Kognitif, David Lewis pada The Telegraph

Saya sendiri waktu dalam perjalan naik angkot trus macet ya baca buku aja. Tidak terasa tahu-tahu sudah sampai deh.

3.Berpeluang Menikmati Hidup Lebih Lama

Menurut jurnal Social Science & Medicine, seseorang yang gemar membaca buku berpeluang untuk menikmati hidup lebih lama.

Sebanyak 3.635 data orang dijadikan bahan dasar penelitian tersebut. Satu kelompok berisikan 50 orang terlibat dalam studi kesehatan terpisah di mana setiap individu diminta menjawab pertanyaan khusus soal membaca saja.

Para ilmuwan membagi sampel menjadi tiga kelompok: mereka yang tidak membaca buku, mereka yang menghabiskan waktu hingga tiga setengah jam setiap minggunya untuk membaca buku, dan mereka yang menghabiskan waktu lebih dari tiga setengah jam setiap minggunya untuk membaca buku.

 

Dibandingkan dengan mereka yang tidak gemar membaca buku, mereka yang suka membaca buku dengan durasi tercatat kurang lebih tiga setengah jam setiap minggunya memiliki 17 persen kemungkinan untuk hidup lebih panjang dan risiko kematian minim.

Mereka yang menghabiskan waktu lebih dari tiga setengah jam setiap minggunya untuk membaca buku memiliki 23 persen kemungkinan untuk hidup lebih panjang dan risiko kematian jauh lebih minim dibandingkan kelompok lainnya.

Secara garis besar, orang yang suka membaca buku hidup rata-rata hampir dua tahun lebih lama daripada mereka yang tidak membaca sama sekali.

Nah ayo mulai membaca buku. Terutama Buku-buku yang berkualitas, supaya hidup kita semakin berkualitas.

semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda…

(dari berbagai sumber)